Postingan

Lebih dekat Mengenal Sosok Rektor UNMUS DR.Beatus Tambaip.

Gambar
Oleh:  Rosina Kebubun S.IP. M.AP  Siapa yang tidak kenal  dengan Bapak Beta (Beatus Tambaip) beliau adalah sosok Pendidik  yang berkarya memajukan sumberdaya Papua. Dr.Drs Beatus Tambaip,MA adalah salah satu tokoh pendidik yang telah puluhan tahun mendedikasikan diri untuk pembangunan sumber daya manusia di Tanah papua.  Lahir  dari keluarga sederhana  ayahnya   Xaverius  Tambaib (alm)  seorang pegawai biasa   di DPU dan ibunya  Rosa Kinkorop hanyalah seorang  ibu rumah Tangga.  Sebagai seorang pegawai yang biasa ayahnya mempunyai mimpi bahwa kelak anak-anaknya harus menjadi  orang yang hebat  lebih baik  dari ayahnya,  maka pendidikan adalah satu-satunya cara untuk mengubah masa depan. Keyakinan dan nilai inilah yang ditanamkan orang tua untuk anak-anaknya bahwa harus sekolah,sekolah itu penting.  Beatus Tambaip meyelesaikan Jenjang pendidikan SD pada SD YPPK Fatima Kelapa 5 ,SMP pa...

Vaksinasi Covid 19,Hukumnya Wajib, Sistem Kontrol Perlu Dikonkritkan.

Gambar
  Oleh: Syahmuhar MZ ONGEO Gebze S.Sos. M.AP Cendekiawan Muda Malind Anim Ketika Vaksinasi Covid 19 Hukumnya wajib, Maka sistem kontrol terhadap masyarakat yang belum vaksin perlu dikonkritkan. Sudah menjadi aturan bahwa vaksinasi covid 19 ini harus dilakukan untuk semua warga masyarakat.  Terkhusus untuk daerah kabupaten Merauke yang melalui siaran media BUPATI MERAUKE Bapa Romanus MBARAKA sudah menegaskan bahwa : Masyarakat mau bepergian ataupun mau ke toko untuk belanja harus gunakan Surat Keterangan sudah Vaksin covid 19. Ini menandakan bahwa wajib hukumnya, mengapa demikian karna sesungguhnya pemerintah hadir untuk melindungi masyarakatnya. Dengan penegasan pemerintah seperti ini tentunya akan ada beberapa persoalan yang timbul di lapangan: 1. Persoalan pertama; Bisa terjadi disebagian masyarakat yang sebenarnya ada bawaan beberapa penyakit yang semestinya perlu mendapatkan fokus untuk penyembuhan baru divaksin, namun karna ingin mau bepergian keluar kota ataupun kegiatan...

Teori Muhar Gebze terkait; evolusi pencarian jadi diri

Gambar
Dalam proses evolusi manusia untuk pencarian jadi diri, sebagai berikut: 1. Dia mencari jadi diri dengan proses pembentukan dirinya dia ini siapa?.. 2. Setelah dia ketahui siapa dirinya maka, dia masuk dalam tahap eksplore dirinya terkait potensi yang ia miliki. 3. Ketika dia sudah pada titik puncak mengeksplore dirinya, maka dia akan bergumul dengan apa yang dia punyai berupa potensi dimanfaatkan untuk kemaslahatan publik. 4. Ketika ia sudah berbuat hal kemanfaatan atas potensi dirinya maka dia akan tenang dalam hidupnya untuk memberikan petuah petuah atau nasehat kepada orang lain yang perlu diarah sesuai rotasi tahapan evolusi ini. Jadi kesimpulannya kak..setiap diri manusia dengan berjalannya waktu atau usia, dia akan paham akan posisi dirinya disaat mana dia seperti apa?.. dan disaat apa dia harus seperti apa?... Demikian pemikiran ini dari sebuah Perenungan.

Masukan Kepada Forkopinda Merauke; Terkait Sistem Keamanan VS Minuman Keras berlebel dan Lokal

Gambar
Oleh:  SYAHMUHAR.M.Z.O.GEBZE, S.SOS.M.AP. CENDIAKIAWAN MUDA MUSLIM MALIND ANIM MERAUKE Minuman keras memang merupakan pemicu tindak kriminal di kabupaten Merauke, karena bedasarkan data di Lapas klas 2B Merauke, sebagian besar narapidana yang melakukan tindak pidana sekitar kurang lebih 75% sampaikan dengan 85% tindak pidana yang di lakukan itu karena diawali dengan mabuk mabukan. Sehingga bisa kita simpulkan bahwa setiap persoalan kriminal yang terjadi di Merauke, di karenakan karna minum minuman keras alias mabuk mabukan, apalagi kasus HAM yang cukup viral kemarin   disinyalir oknum aparat Mengamankan orang Mabuk yang melakukan keadaan tidak nyaman di salah satu warung makanan di Kota merauke. Dan beberapa kasus pidana sebelumnya yang terjadi di kabupaten Merauke, dikarenakan juga meminum minuman keras alias mabuk mabukan di kota Merauke. Benar kiranya di minimalisir di tingkat kios kios berijin untuk menjual minuman keras, tetapi yang terjadi, saudara saudara kita ini,...

SURAT TERBUKA : kepada Komandan LANUD MERAUKE

Gambar
Syahmuhar M.Z, ONGEO Gebze, S.Sos. M.AP Cendikiawan muda muslim Malind anim Melihat  sikap publik di medsos dalam menyikapi masalah penganiayaan Oknum aparat TNI terhadap masyarakat sipil, maka kami meminta kepada pihak Komandan LANUD Merauke untuk: 1. Proses peradilan militer  atas kedua oknum aparat tersebut harus terbuka untuk umum. 2. Putusan tersebut dalam proses peradilan militer harus cepat dalam beberapa waktu ke depan. Mengingat situasi politik Papua yang sementara lagi labil atas pro dan kontra  dalam  penetapannya UU Otonomi Khusus 2021. Sehingga tidak ada cela atau gerakan lain yang ingin menggoreng persoalan ini, untuk kepentingan lainnya. 3. Kami mendukung penuh dan kami yakin komandan LANUD MERAUKE akan secara tegas sesuai Aturan UU dalam memberi sanksi yang setimpal sesuai perbuatan kedua oknum aparat tersebut. Demikian surat ini, kami sampaikan.